Kamis, 28 Mei 2009

i just want make all proud of me... especially him...

udh lama g nulis.... :)

apa ya yg mw d tulis...?

kmrn dulu aku merasa sangat gelisah dan takut..
bahkan hampir menyerah...
tp sesuatu hal menyadarkan aku...
" kenapa aku hrs menyerah..?"
" apa aku sudah membuat oramg2 yg aku sayang bangga padaku?
kenapa aku begitu egois dan b'sikap aku ingin menyerah...?"

hanya karena hal yg menurut ku sepele saat ini..
" aku merasa tidak nyaman dgn semua ini.."

ada yg blg padaku untuk ku acuhkan saja dan anggap saja sebagai angin lalu..
ada yg bilang padaku ini adalah hal yg wajar dan memintaku untuk bersabar..

dan ada yg bilang padaku..jgn menyerah sekarang krn akan byk sekali org yg kecewa dgn sikap ku ini..org2 yg menyayangi dan sayang pada ku....

terdiam aku memikirkan kata2 ini...

aku tidak boleh meyerah sekarang...
aku tidak boleh m'buat kecewa org2 yg aku syg...
dan aku mau suatu saat nanti mereka akan tersenyum bahagia padaku sambil b'ucap " aku bangga sm km...."


dan skg...aku akan b'usaha sebaik yg aku mampu..
tidak akan aku pedulikan hal2 yg m'buat rasa tdk nyaman ini...

buat apa kita memikirkan hal2 yg membuat kita semakin b'pikir yg sbnrnya tdk perlu dipikirkan....
buat apa membuat diri kita tdk nyaman krn hal2 yg sbnrnya bs kita nikmati...
buat apa membiarkan org lain atau sesuatu hal mengganggu hidup kita dan membuat diri kita menjadi rendah dan jatuh...
krn hanya diri kita sendiri yg bs membuat diri kita spesial dan berharga..wlpn apapun membuat diri kita jatuh..
krn ini hidup kita..dan pilihan ada di diri kita sendiri...

jgn pedulikan sesuatu menghalangi dan menjatuhkan dirimu...

pedulikan hidupmu..dan orang2 yg menyayangi mu..
itu saja...!!


i just want make all proud of me...
especially him...



Selasa, 19 Mei 2009

bahagiaku

ketika sebuah kebahagaiaan menjadi sebuah pilihan
ketika pilihan itu aku titipkan..
dan ketika titipan selalu ku paksakan..
apakah dia mampu bertahan dengan segala keegoisanku ?

aku selalu menuntut kebahagiaan pada nya
tanpa berbuat hal sebaliknya untuk nya
tanpa bisa membuat dia merasa bahagia..

aku tidak mau menyesal sekarang
dan aku tidak mau ada penyesalan nantinya

aku akan terus berusaha untuk bs memberikan kebahagiaan pula
bukan hanya menuntut padanya

dan ku berharap pada saat itu tiba,,
ia masih terus bersama ku...
selamanya....

masih byk yg belum aku berikan padanya...
masih byk yg ingin ku berikan untuknya...

untuk membuatnya tersenyum...
dan bahagia,,,

karena bahagiaku adalah melihat km bahagia...

Jumat, 08 Mei 2009

Ada 4 hal yang tak dapat kembali..

Batu....
... Setelah ia dilontarkan.....

Kata...
.. Setelah ia di ucapkan.....

Kesempatan...
... Setelah ia hilang....

waktu...
.... Setelah ia berlalu...


Slide 19Hai disana engkau yang baik,
pernakah seseorang mengatakan seberapa spesialnya dirimu?
Cahaya yang engkau pancarkan bahkan serupa dengan cahaya bintang.

Pernakah orang mengatakan pada dirimu betapa pentingnya dirimu mengembangkan rumangsanya.
Seseorang di sana menungging senyum di hati.
Tandanya sayang yang begitu nyata.


Pernakah seseorang mengatakan padamu bahwa seringkali ketika mereka merasa sedih e-mail-mu membuatnya sedikit tersenyum, sebagai tandanya ia senang.



Untuk waktu yang engkau gunakan mengirim pesan dan berbagi apa saja yang engkau temukan, tak perlu ada ucap balik terimakasih yang ditunggu, tapi setidaknya seseorang akan berpikir, mmm.. engkau sedang baik-baik saja.
Pernakah seseorang mengatakan seberapa sukanya ia padamu?

Baiklah temanku yang baik, hari ini aku mau bilang padamu.


Bahwa aku percaya tanpa teman dan keluarga engkau akan kehilangan banyak hal!!!
Slide 23

BERHENTILAH MENJADI GELAS

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya
belakangan ini selalu tampak murung.

"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.

"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk
tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang
murid muda.

Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan
gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana
yang diminta.

"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata
Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air
asin.

"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.

"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih
meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis
keasinan.

"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat
tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau."
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin
dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya
kepadanya, "Bagaimana rasanya?"

"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.

"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"

"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan
meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah
dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.
Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus
kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai
untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang
dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun
demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang
bebas dari penderitaan dan masalah."

Si murid terdiam, mendengarkan.

"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat
tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."


..di ambil dari Kurnia Pratiwi's notes...

Kebahagiaan

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai
selera tinggi,percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri,
yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi,
dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta,
masuk ke panti jompo hari ini.
Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal,
sehingga dia harus masuk ke panti jompo.
Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi,
Dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap.
Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator,
aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil,
termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya.
Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang
anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing.
Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.
Hal itu t id ak ada hubungannya, dia menjawab.
Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal.
Apakah aku akan menyukai kamarku atau t id ak,
t id ak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur
tapi bagaimana aku mengatur pikiranku.
Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat
setiap pagi ketika aku bangun t id ur.
Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu
di tempat t id ur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi
padaku karena ada bagian tubuhnya yang t id ak bisa berfungsi lagi,
atau turun dari tempat t id ur dan berterima kasih atas bagian-bagian yang masih berfungsi.
Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka,
aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan
semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan.
Hanya untuk kali ini dalam h id upku.
Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan dibank.
Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.
Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya
kebahagiaan di bank kenangan kita.
Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku.
Aku sedang menyimpannya.
*/Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:/*
*/ 1. Bebaskan hatimu dari rasa benci./*
*/ 2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran./ *
*/ 3. H id uplah dengan sederhana./*
*/ 4. Berikan lebih banyak (give more)/*
*/ 5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less)/*


* di ambil dr email pak goen*

Kamis, 07 Mei 2009

do u know....

Dear ,

> Tahukah kamu kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?

> Tahukah kamu kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?

> Tahukah kamu kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah : Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku

> Tahukah kamu kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?

> Tahukah kamu kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?

> Tahukah kamu kalau orang yang suka berpakaian hitam adalah orang yang ingin tidak diperhatikan dan butuh bantuan dan pengertian anda?

> Tahukah kamu kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?

> Tahukah kamu bahwa lebih mudah mengatakan perasaanmu dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung? Tapi tahukah kamu bahwa hal tsb akan lebih bernilai saat kamu mengatakannya dihadapan orang tsb?

> Tahukah kamu kalau kamu memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda tsb pasti dikabulkan?

> Tahukah kamu bahwa kamu bisa mewujudkan impianmu, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat, jika kamu memintanya dengan keyakinan, dan jika kamu benar2 tahu, kamu akan terkejut dengan apa yang bisa kamu lakukan.